Soal Kabut Asap di Riau, Akhirnya @SBYudhoyono Ngetweet

14 Mar 2014

19a7b090eb66e549c630820503a36f34_riau-tetapkan-status-tanggap-darurat-kabut-asap

Kabut asap yang terjadi di wilayah Riau telah terjadi hampir satu bulan, akibat kabut asap yang tak berangsur pulih menyebabkan sedikitnya 49.000 orang menderita iritasi pernapasan di Pekanbaru dan sekitarnya. Tak sedikit Masyarakat Indonesia merasa prihatin dan memberikan dukungan terhadap korban yang terkena dampak kebakaran lahan dan kabut asap.

Ditinjau dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 49.591 orang di wilayah Riau menderita penyakit akibat asap seperti ispa, pneumonia, asma, iritasi mata dan kulit. Sejauh ini, menurutnya, ada 46 titik api yang terpantau satelit NOAA18 serta ada 137 titik api dari satelit Modis ada 137 titik di wilayah Riau. *(Dilansir oleh bbc.co.uk)

Menanggapi status darurat tersebut, para netizen dan pengguna aktif media sosial melakukan sebuah gerakan masyarakat #MelawanAsap di twitter, bahkan membuat petisi yang dapat diakses di melawanasap.com . Tujuannya agar seluruh masyarakat Indonesiaawareness terhadap bencana kabut asap yang sangat membahayakan kesehatan, terlebih hak atas kesehatan anak manusia.

Kemudian agar pemerintah daerah disana segera cegah dan tangani kabut asap yang sudah berstatus darurat. Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun menjadi target sasaran sejumlah warga Riau khususnya dan warga Indonesia pada umumnya, agar segera menginstruksikan menteri terkait dan pejabat daerah di Riau segera lakukan operasi tanggap darurat.

Dan, waktu yang ditunggu-tunggu soal kabut asap di wilayah Riau yang berstatus darurat, akhirnya @SBYudhoyono mulai berkicau melalui akun di twitternya Kamis (13/3) malam.

Setelah SBY berkicau soal kabut asap melalui akun Twitternya. Sejumlah warga mendukung Presiden SBY mengambil alih penanganan kabut asap yang telah terjadi hampir satu bulan di Riau tersebut. *(Dilansir oleh DetikNews)


TAGS Riau Kabut Asap Bencana


-

Author

Follow Me