@GergajiKaltim Mengajak Blogger Bekesah Soal Demokrasi

16 Mar 2014

John Naisbit, penulis buku terkenal menegaskan bahwa “Sejatinya kita ini sedang tenggelam dalam pusaran informasi, tetapi tetap merasa haus dan lapar pengetahuan”. Informasi memang tak serta merta akan menjadi pemicu perubahan, tidak secara otomatis pula akan mendorong seseorang untuk bertindak. Sebab informasi yang disampaikan tanpa konten dan konteks yang tepat hanya akan berakhir menjadi deret huruf dan kata tanpa makna.

Scientia Potensial Est, pengetahuan adalah kekuatan begitu pepatah dalam bahasa Latin. Namun untuk menjadikan informasi sebagai pengetahuan tentu perlu cara dan strategi tersendiri, jika tidak maka seperti katai Albert Einstein “information is not knowledge”. Dan bahkan informasi bisa memicu malapetaka sebagai mana diingatkan oleh Tsun Zu lewat ungkapan “Peperangan selalu dimulai dari bualan demi bualan”.

Di media mainstream tentu saja banyak informasi seputar demokrasi dan kepemiluan. Hanya saja kerap kali bias kepentingan. Bukanlah rahasia apabila media-media mainstream langsung atau tidak langsung terkait dengan kekuatan politik tertentu entah lewat kepemilikan atau afiliasi politik dari pengelolanya. Kabar atau informasi baik kerap tertutup oleh iklan politik terselubung dan acara-acara lain yang bernuansa kampanye untuk mengarahkan perhatian pada sosok atau kelompok politik tertentu.

Perkembangan media sosial, facebook, twitter dan lain-lain memang berdampak pada popularitas blog. Blogger mungkin tak sepopuler lima tahun yang lalu. Namun masih banyak blogger yang setia, menulis dan mempublikasikan tulisannya, baik dalam blog pribadi maupun blog komunitas. Dan blogger selalu mempunyai pembaca yang setia. Dengan konvergensi antar media sosial, tulisan di blog juga dengan mudah dibagi lewat bermacam jalur.

Para blogger tentu saja orang yang piawai mengolah informasi. Namun kebanyakan blogger masih menulis soal lifestyle, kuliner, travelling dan sedikit yang menulis isu terbatas menyangkut demokrasi dan kepemiluan. Namun dengan bekal pengalaman selama ini, blogger akan lebih mudah untuk didorong menulis perihal demokrasi dan kepemiluan dengan bekal yang cukup. Di tangan para blogger, informasi demokrasi dan kepemiluan akan lebih awet, tersebar meluas, mudah diakses dan dimanfaatkan dengan tepat.

Bentuk Kegiatan

Gergaji Kaltim - Gerakan Tagih Janji ( @gergajiKaltim ) akan mengadakan kegiatan Blogger Bekesah untuk demokrasi sebanyak dua kali menjelang pemilu legislatif dan pemilu presiden. Blogger Bekesah ini akan disetting dalam bentuk talkshow dengan menghadirkan narasumber dari FH Pokja 30 dan Pelaksana Pemilu ( jika memungkinkan).

Tujuan Kegiatan ini

Blogger Bekesah Politik ini bertujuan untuk :

1. Membekali para blogger dengan pengetahuan dan informasi dasar demokrasi dan kepemiluan.

2. Mendorong bliogger untuk menulis isu demokrasi dan kepemiluan.

3. Meluaskan jangkauan informasi demokrasi dan kepemiluan.

Waktu & Tempat

*Dalam waktu dekat ini. Segera diinformasikan secepatnya…

Penutup

Perbincagan hajat hidup orang banyak terkait demokrasi dan kepemiluan bukan hanya monopoli mereka yang duduk di ruang-ruang terhormat, elite politik dan petinggi pemerintahan serta para pewarta profesional. Masyarakat umum, termasuk di dalamnya kaum blogger mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk turut membudayakan demokrasi dan mewujudkan pemilu 2014 yang bersih.

Dengan demikian, kegiatan yang melibatkan sejumlah blogger ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk menumbuhkan para pendidik politik dan pemilihan umum melalui dunia maya secara independen dan bebas kepentingan.

Tertarik buat ikutan di #BloggerBekesah Demokrasi? Yuk! Isi dulu formulir dibawah ini :

Loading…


TAGS Pemilu demokrasi gergaji kaltim


-

Author

Follow Me