Kemeriahan Event Meet The Labels 2014 di kota Samarinda

17 Sep 2014

d53945b9a7ae230c8f32c5fa6c5e95cd_img_9937

Membawa misi sebagai mimpi para musisi baru agar karyanya mendapatkan apreasiasi hingga dilirik oleh label ternama Indonesia. Meet the LAbels 2014 kembali diselenggarakan untuk menjaring sejumlah talent dan skil bermusik dari musisi kota Samarinda. Bertempat di Coffee Time, seluruh kontestan yang berhasil lolos di tahap sebelumnya diberi kesempatan untuk berhadapan langsung di depan perwakilan label, diantaranya ada Arie Legowo dari Warner Music, Iqbal dari Emotion dan Angga dari seven music. Selain kehadiran perwakilan label, audisi Meet the LAbels 2014 di kota Samarinda juga menghadirkan Levi bassist The Fly, Posan drummer dari Warner dan Arbil vokalis dari Night to Remember.

Dengan latar belakang Jembatan mahakam yang menghubungkan antara kota Samarinda dan Samarinda seberang, satu per satu kontestan dengan materi lokalnya mulai unjuk gigi penuh totalitas di hadapan para juri. Semua kontestan yang tampil di Meet the LAbels 2014 kota Samarinda, memiliki variasi atau jenis musik yang berbeda-beda, tak sedikit band yang tampil mendapatkan pujian serta kritikan dari juri. Selain peserta audisi yang di dominasi oleh band, juga hadir solois yang ikut unjuk gigi di Meet the LAbels 2014 kota Samarinda.

the Expendbles

the Expendbles

Salah satu musisi yang mendapatkan perhatian juri adalah Expendbles. Namanya sama dengan film action di luar negeri. Mereka yang tampil dengan aksi panggung penuh totalitas, terlebih suara vokalisnya yang cool dan keren, band ini sukses membuat para juri terkesan. Suara vokalisnya tidak aneh-aneh, asyik dan cool, ujar Iqbal emotion.

Kemudian dilanjutkan dengan band bernama pegawai negeri. Mendengar namanya saja sangat familiar di telinga juri, nama sebuah pekerjaan yang kerap jadi idola para pasca sarjana. Band yang bealiran pop-rock ini tampil dengan cukup bagus saat menyanyikan lagunya Nidji yang berjudul biarlah dan lagu ciptaannya sendiri. Setelah sukses menampilkan aksinya diatas panggung, pegawai negeri malah kurang sukses memikat juri. Sempat dibilang oke! Tapi ngebawainnya agak berlebihan, seolah di bagus-bagusin gitu, ujar Iqbal Emotion.

Tak ketinggalan, Aiwa sebagai kontestan solois juga menampilkan aksi terbaiknya dihadapan para juri. Sempat diulang, karena suaranya agak fals untuk diawal, tapi kemudian dilanjutkan kembali. Dengan membawakan lagunya Astrid - tentang rasa, suara vokalnya ternyata mirip dengan Anji drive. Iqbal Emotion pun membenarkan suaranya memang mirip Anji, tapi sebenarnya kami berharap suaramu bisa lebih daripada Anji Drive. Suara vokalmu bagus sih, tapi dalam pemilihan lagu, kamu harus berhati-hati, agar tak terjebak dengan suara vokal orang lain, tambah Arie Legowo.

Satu hal yang membuat audisi Meet the LAbels Samarinda menarik adalah salah satu band bernama Pelangi Band. Selain datang ke audisi ini untuk menampilkan bakat bermusiknya, mereka juga datang dengan para pendukung yang dinamakan Prajurit pelangi. Tak sedikit pelangi band mendapat teriakan dari para prajurit pelangi. Dengan kedatang para pendukung, pelangi band pun tampil dengan penuh aksi panggung yang begitu percaya diri. Seolah audisi ini dijadikan sebagai ajang show mereka. Bila dilihat dari kesuksesannya diatas panggung, ternyata mereka kurang sukses memikat hati juri. Dari 2 lagu yang dipersembahkan di audisi ini, tanggapan juri untuk pelangi band agar sering latihan, perbanyak refrensi baru, terutama band-band yang dari luar. Pelajari komposisinya, bukan mencontek.

Audisi Meet the LAbels 2014 di kota Samarinda ditutup dengan penampilan Better Day’s. Kesan pertama pada band dengan vokalis perempuan ini bakal menyanyikan lagu selow, karena penampilannya cukup feminim. Setelah intro musik mulai dimainkan, ternyata vokalnya mulai melompat-lompat dan tak sedikit mengibas-ngibas rambutnya dari atas ke bawah. Dengan genre pop-rock, better days sukses memperoleh tanggapan yang bagus, keren dan semua juri pada suka diikuti ekspresi wajah senang. Bahkan kalau ada 10 lagu, gua tonton deh! Ujar Angga Seven Music. Sebagai band penutup di audi meet The LAbels 2014 Samarinda, better Day’s berhasil memberikan semangat bagi semua musisi Samarinda, bahwa Samarinda memiliki potensi dan skill bermusik yang sangat bagus.

Sharing Session

009c589d3ca20b1d77b559b58d2f8b6c_img_9989

Setelah seluruh band dan solois saling memberikan skill dan penampilan terbaiknya di hadapan juri, malam harinya acara dilanjutkan dengan sharing session untuk semua kontestan dan penonton yang hadir pada saat itu. Sharing session yang di pandu oleh Jitta sebagai moderator diajak berpartisipasi dan bertanya kepada para perwakilan label mengenai industri musik di Indonesia. Selain perwakilan label, sharing session di kota Samarinda juga diisi oleh musisi yang namanya sudah besar di dunia belantika musik tanah air, yaitu Levi vokalis The Fly, Posan drummer dari Warner dan Arbil vokalis dari Night to Remember.

Secara keseluruhan jitta mengajak para kontestan untuk berpartisipasi dan bertanya kepada para perwakilan label mengenai industri musik di Indonesia. Meet the LAbels dikenal luas sebagai ajang kompetisi yang mempertemukan langsung antara musisi dengan pihak label. Ini merupakan kesempatan yang sangat langka bisa bertemu secara langsung dengan para label ternama, jadi harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengasah kemampuan bermusik bagi siapapun yang ingin terjun ke industri musik.

Selain perwakilan label yang menilai saat audisi berlangsung, ada Arie Legowo dari Warner Music, Iqbal dari Emotion dan Angga dari seven music, sharing session Meet the LAbels 2014 di kota Samarinda juga diisi oleh jajaran musisi yang notabene sudah duluan menembus label rekaman, yaitu Levi bassist The Fly, Posan drummer dari Warner dan Arbil vokalis dari Night to Remember.

Di sharing session malam itu, pihak warner music mengungkapkan apabila ingin demonya diterima oleh label, para musisi harus menunjukkan isi lagunya dengan baik, menarik dan tentunya bisa dijual. Label lebih tertarik dengan demo karya yang packagingnya ada unsur kreativitas, tambah pihak Emotion. Sebagai musisi kita harus menunjukkan kepada label dengan karya, bukan dengan uang. “saya datang ke label membawa karya, bukan uang”, sambung Posan drummer Warner. Kalau ada yang bilang mesti mengeluarkan banyak uang untuk label, itu hanya gosip murahan, terang Posan.

Pada ajang Meet the LAbels 2014 ini sebenarnya adalah ajang untuk menampilkan bakat dan skill bermusik para musisi dengan materi lokal ke hadapan label. Pihak label akan melihat langsung, bakat, karya dan aksi panggung para musisi. Jadi para musisi tidak harus susah payah mengirimkan demo karya dan menanti direview label. Ada banyak cara sebenarnya untuk bisa dikenal publik, sekarang sudah era digital, ada youtube atau soundcloud. Saya menemukan Raissa dari Youtube, artinya ada alternatif media yang bisa membuat kita dikenal oleh publik, ujar Arie Legowo pihak Warner Music.

Sharing session pun tidak hanya dari pihak label saja, Levi bassist The Fly, Posan drummer dari Warner dan Arbil vokalis dari Night to Remember sebagai musisi yang sudah duluan menembus label rekaman ikut sharing pengalamannya kepada musisi kota Samarinda. Kehadiran mereka memberikan angin segar ditengah-tengah kontestan dan penonton yang tetap antusias bertanya agar demo karya mereka bisa dilirik label.

Dari sharing session malam itu, mereka menyebutkan Meet the LAbels 2014 ini hadir untuk para musisi agar terus bermimpi. Jangan tergantung sama label, kembali ke visi dan misi dalam bermusik. Tidak perlu takut untuk mewujudkan mimpi sebagai musisi. Terlebih gejala star syndrom yang melekat pada jiwa musisi terkenal di Indonesia. “penyakit” ini harus dihilangkan dalam jiwa musisi di Indonesia. Saat saya diatas panggung, saya artis. Tapi saat saya dibawah panggung, saya penonton, ujar Posan yang begitu semangat menyebarkan spirit bermusiknya dihadapan musisi kota Samarinda.Melihat tidak ada lagi yang mengajukan pertanyaan, maka sharing session ditutupdengan kalimat terakhir Posan yang berpesan kepada para musisi kota Samarinda agar terus berkarya dan bangga dengan karya sendiri.

Waktu yang ditunggu-tunggu oleh para musisi kota Samarinda akhirnya telah tiba, yaitu pengumuman nama band yang berhak mendapatkan golden tiket untuk melaju ke tahap selanjutnya. Dan…. Band tersebut adalah Brightside, Better Day’s dan Expendebles. Sebuah penghargaan tentunya bagi mereka yang telah berhasil mendapatkan golden tiket ini. Congratulations!

ed16f65c9aef020be36aad4a04e179ea_img_9997

Bagi yang belum beruntung mendapatkan Golden tiket, jangan berkecil hati dan menyerah. Terus berkarya, asah kreativitas bermusikmu dan jangan berhenti bermimpi agar bisa menjadi musisi go nasional. Bagi yang ingin baca cerita seru event Meet The Labels di kota lainnya. Silakan baca di meetthelabels.com


TAGS meet the labels Samarinda LA Lights MTLAuditionSMR


-

Author

Follow Me